Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Lion Air Berpotensi Bahayakan Negara

16 Nov 2015

Mayjen TNI (Purn.) Kivlan Zen dalam akun Facebook-nya menilai Lion Air Grup dapat membahayakan keamanan negara.

Koran Merdeka pada Hari Sabtu, 14 November 2015 kemaren, memberitakan bahwa Menteri Perhubungan menolak untuk memindahkan Bandara Curug Banten, Karena Lion Air membuat Bandara sendiri untuk pusat kegiatannya. Sebelumnya Lion Air Grup bersengketa dengan PT. Angkasa Pura II untuk pengelolaan Bandara Militer Halim Perdana Kusuma. Kemudian ketika 5 tahun yang lalu mereka juga mau menguasai Bandara Militer Juanda.Menurut UU Lalu Lintas dan UU lain sebagai Operator Angkutan khususnya tidak boleh ikut campur dalam urusan regulator penerbangan seperti Bandara dan itu seharusnya di lakukan oleh Menhub.Ada apa dengan sikap Lion Air Grup Ini???Padahal Lion Air Grup telah menguasai 58% Penerbangan di Indonesia. Mulai dari hulu hingga ke hilir yang rencananya punya lebih dari 500 unit pesawat terbaru, baik itu jenis Airbus maupun Boeing, baik buatan Spanyol atau Brazil dan juga negara lainnya, baik itu sebagai Perintis Nasional maupun Internasional, serta peruntukan Kargo maupun travel dll.Undang-Undang Persaingan Usaha melarang hal ini. Dikhawatirkan membahayakan keamanan negara dan menjadikan monopoli negara, karena ownernya adalah Rudi Kirana yang kini menjadi Waketum dan juga sebagai Wantimpres. Pengusaha terjun ke politik dengan Gurita Angkutan Udara dan lain-lain. Lihatlah nanti perubahan dalam 10 tahun kedepan akan menjadi Naga Menerkam Garuda, karena sifat manusia kalau sudah besar dia akan menerkam yang kecil. Homo Homoni Lupus kata orang Romawi.Pemerintah harus waspada dan membatasi serta melarang Monopoli dan juga Oligopoli grup dan etnis tertentu.