Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Hukum Mengumandangkan Al Qur'an Sebelum Shalat Jum'at

22 Jul 2015

Pertanyaan:
Bagaimana hukum mengumandangkan bacaan Al Qur'an sebelum shalat Jum'at?

Jawab: 
Membaca Al Qur'an pada hari Jum'at sebelum adzan merupakan amalan yang disyariatkan. Hal itu bersandar kepada keumuman dalil-dalil syariat yang menganjurkan untuk membaca Al Qur'an, seperti dalam firman Allah:

“Dan apabila dibacakan Al Qur'an, maka dengarkanlah dan diamlah, agar kamu mendapatkan rahmat.” (Al Qur'an Surah Al A’raf: 204)

Demikian juga membaca Al Qur'an secara bersama-sama disyariatkan oleh agama dengan bersandarkan kepada keumuman dalil yang menganjurkan berkumpul untuk berdzikir dan membaca Al Qur'an.
Nabi Muhammad Shallallahu alayhi wasallam bersabda: “Tidaklah suatu kaum duduk dalam suatu majelis untuk berdzikir mengingat Allah, melainkan mereka akan dikelilingi oleh para malaikat, diliputi oleh rahmat, dan Allah menyebut-nyebut mereka di kalangan makhluk yang ada di sisi-Nya.” (Hadits riwayat Muslim).
Memang tidak ada dalil yang membatasi bacaan Al Qur'an dan berkumpul mendengarkannya sebelum adzan Jumat saja. Tetapi harus diketahui bahwa “perintah” yang bersifat mutlak bisa mencakup semua tempat, waktu, individu dan keadaan apapun termasuk sebelum adzan Jumat.
Dari pemaparan di atas bisa disimpulkan bahwa membaca Al Qur'an sebelum shalat Jum'at dan berkumpulnya manusia untuk mendengarkannya adalah perbuatan yang disyariatkan, tidak ada dosa dan bid’ah di dalamnya. Bid’ah yang sesungguhnya adalah menyempitkan kaum muslimin pada apa yang telah diluaskan oleh Allah dan Rasul-Nya, juga yang telah dibiasakan oleh ulama dan masyarakat pada umumnya.

 Pertanyaan dijawab oleh Syaikh Syauqi Allam, Mufti Mesir.

Sumber: Majalah Al Azhar Edisi Muharram 1435 H.