Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Keputusan Komisi A Ijtima Ulama Komisi Fatwa Se-Indonesia V

18 Jul 2015

KEPUTUSAN
IJTIMA ULAMA KOMISI FATWA SE-INDONESIA
Tentang
MASALAH STRATEGIS KEBANGSAAN
(MASAIL ASASIYAH WATHANIYAH)

Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia V yang diselenggarakan di Pondok Pesantren At Tauhidiyah, Cikura, Tegal, Jawa Tengah pada tanggal 19-22 Sya'ban 1436 H/7-10 Juni 2015 M setelah :

Menimbang


  1. Bahwa seiring dengan dinamika sosial politik dan kemasyarakatan, banyak masalah kontemporer yang terkait dengan masalah strategis kebangsaan, baik yang terkait dengan masalah kenegaraan, kebangsaan, maupun keumatan yang muncul dan dihadapi bangsa Indonesia;
  2. bahwa terhadap masalah tersebut banyak yang beririsan dengan masalah keagamaan dan membutuhkan jawaban hukum Islam dari para ulama, zu'ama dan cendekiawan muslim;
  3. bahwa terhadap masalah tersebut diperlukan jawaban hukum berupa keputusan Ijtima Ulama Komisi Fatwa untuk dijadikan pedoman.

Mengingat


  1. Dalil-dalil yang menjadi landasan dalam penetapan hukum yang terkait dengan masalah sebagaimana terlampir dalam keputusan, baik dari Al Qur'an, hadits, ijma', qiyas, dan dalil-dalil lain yang mu'tabar.
  2. Berbagai pertimbangan akademik dan timbangan maslahah-mafsadah yang disampaikan sebagaimana terlampir dalam keputusan.

Memperhatikan

  1. Pidato Wakil Presiden RI dalam acara Pembukaan Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia;
  2. Pidato Iftitah Ketua Umum MUI dalam acara Pembukaan Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia;
  3. Paparan Menteri Agama RI, H. Lukman Hakim Saifuddin, M.Si, Direktur Badan Peradilan Agama MA RI, Hakim Mahkamah Konstitusi, Dr. H. Wahiduddin Adams, dan Wakil Ketua DPR RI, H. Fahri Hamzah dalam Sidang Pleno Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia mengenai Penyerapan Hukum Islam ke dalam Hukum Nasional;
  4. Paparan Menteri Agraria/Kepala BPN, Ferry Mursyidan Baldan dalam Sidang Pleno Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia mengenai Penguasaan Lahan dan Sumber Daya untuk Kemakmuran Umat;
  5. Paparan perwakilan polisi dalam Sidang Pleno Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia mengenai Kebijakan Penanganan dan Penanggulangan Radikalisme di Indonesia;
  6. Paparan Wakil Direktur BPJS, dan direktur IKNB OJK dalam Sidang Pleno Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia mengenai Jaminan Kesehatan Secara Syariah;
  7. Paparan Prof. Mahfudh MD, Ketua Mahkamah Agung, dan Ketua Mahkamah Konstitusi dalam Sidang Pleno Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia mengenai Janji Pemimpin Kepada Rakyat: Kontrak Kemaslahatan dan Kesejahteraan;
  8. Paparan Dr. Lukamnul Hakim dalam Sidang Pleno Ijtima Ulama Komisi Gatwa se-Indonesia mengenai istihalah;
  9. Penjelasan Ketua Tim Materi Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia V;
  10. Pendapat dan masukan yang berkembang dalam Sidang Pleno dan Komisi Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia,


MEMUTUSKAN


Menetapkan:

  1. Hasil Sidang Komisi A tentang masalah Strategis Kebangsaan (Masail Asasiyah Wathaniyah) yang meliputi: Kedudukan Pemimpin yang Tidak Menepati Janjinya; Kriteria Pengkafiran (Dhawabit At Takfir); Radikalisme Agama dan Penanggulangannya; Pemanfaatan Tanah untuk Kesejahteraan Umat dan Bangsa; dan Penyerapan Hukum Islam ke dalam Hukum Nasional.
  2. Menjadikan hasil Ijtima yang terlampir dalam Keputusan ini sebagai pedoman, baik dalam kebijakan regulasi maupun dalam pelaksanaan keseharian.
  3. Menghimbau semua pihak untuk menyebarluaskan hasil Ijtima ini kepada masyarakat untuk dijadikan pedoman.
  4. Keputusan ini berlaku pada saat ditetapkan, dan jika di kemudian hari membutuhkan penyempurnaan, maka akan dilakukan penyempurnaan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Pesantren At Tauhidiyah
pada tanggal : 21 Sya'ban 1436 H / 9 Juni 2015 M

PIMPINAN SIDANG PLENO
IJTIMA ULAMA KOMISI FATWA SE-INDONESIA V TAHUN 2015

Sekretaris,

Dr. H. Noor Achmad

Ketua,

Dr. KH. Ma'ruf Amin

Adapun dalil dan keputusan lengkap silahkan klik di sini.