Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Mandi-mandi Sunnah

11 Apr 2015

Pasal: Mandi-mandi yang disunnahkan itu ada 17 macam mandi, yaitu:

  1. Mandi jum'at bagi orang yang hendak shalat jum'at. Adapun waktunya mulai fajar shadiq.
  2. Mandi 2 hari raya, yaitu hari raya Idul Fithri dan Idul Ad-ha. Waktunya mandi mulai tengah malam.
  3. Mandi karena hendak melakukan shalat istiqa' (minta hujan dari Allah).

  4. Mandi karena hendak shalat gerhana bulan.
  5. Mandi karena henddak shalat gerhana matahari.
  6. Mandi karena habis memandikan mayit, baik mayit itu orang Islam atau orang kafir.
  7. Mandinya orang kafir ketika masuk Islam, jika memang si kafir tersebut tidak junub di masa kafirnya atau perempuan kafir yang tidak haidh, maka waktu mandi sesudah masuk Islam. Demikian menurut pendapat yang lebih shahih. Sedangkan menurut sebagian pendapat dikatakan bahwa kafir yang demikian itu menjadi gugur kewajibannya sesudah masuk Islam.
  8. Orang gila dan orang ayan ketika keduanya sudah sembuh kembali dan tidak terang bahwa keduanya telah keluar air mani, maka masing-masing dari keduanya wajib mandi.
  9. Mandi ketika hendak melakukan ihram. Di dalam mandi ini tidak ada perbedaaan antara orang yang sudah balighdan lainnya baligh antara orang yang gila dan berakal dan antara orang yang dalam keadaan suci dan yang sedang haidh. Jika orang yang sedang ihram tersebut tidak menemukan air maka bertayamumlah.
  10. Mandi karena memasuki kota Makkah bagi orang yang ihram dengan ihram haji atau ihram umrah.
  11. Mandi karena wukuf di Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah.
  12. Mandi karena bermalam di Muzdalifah dan mandi karena hendak melempar jumrah yang tiga pada hari-hari tasyriq (yang tida), maka bagi orang yang melempar jumrah pada tiap-tiap hari (dalam hari-hari tasyriq) satu kali mandi. Adapun melempar jumrah Aqabah pada hari Nahr maka tidak sunnah mandi baginya karena dekat masanya dengan mandi di Padang Arafah.
  13. Sunnah mandi karena hendak thawaf, baik thawaf qudum atau thawaf ifadhah atau thawaf wada'.
Kecuali 17 macam mandi tersebut itu, masih ada beberapa macam mandi yang disunnahkan tersebut di dalam kitab-kitab yang panjang keterangannya.


Disalin dari Terjemah Fathul Qorib, Jilid 1, Cetakan 1, 1983, Penerbit Menara Kudus.