Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Di Manakah Kita?

01 Apr 2015

Sahabat mulia...rehatlah sejenak,

Mari renungkan keteladanan ini dengan kejernihan akal dan kebeningan qolbu... (Astghfirullaah wa atuubu ilaihi...)
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada Ibu Bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil". (Al Qur'an surahAl Isra’:23-24)

Tergopoh-gopoh seorang pemuda mendatangi Rasulullah ‘alaihissalam untuk menyatakan sumpah setia (bai’at) menunaikan hijrah dan berjihad bersama Junjungan Mulia itu. Namun, apa hendak dikata, kedua orang tuanya sangatlah keberatan atas azam jihad anaknya; keduanya menangis sedih !. Samudera hikmah dan kebijaksanaan Rasulullah ‘alaihissalam menampik kehendak suci si pemuda itu. “Kembalilah kepada kedua orang tuamu. Buatlah keduanya tertawa bahagia, sebagaimana engkau telah membuat keduanya berurai air mata!.” (Hadits riwayat Abu Daud, Nasa’i, Ibnu Majah dan Al Bukhari dalam Al Adab Al Mufrad)
Cucunda Sahabat Agung Ali Bin Abi Thalib, Ali Bin Husain, dikenal sebagai sosok yang amtlah berbakti kepada Ibundanya. Diam-diam ada yang memperhatikannya : ia tak pernah makan bersama Ibundanya yang mulia. Ketika ditanya, ada apa gerangan?. Dengan santun ia menjawab, “Sungguh aku teramat khawatir, jika tanganku latah mengambil makanan yang sudah dilirik Ibuku. Dengan demikian akupun telah mendurhakainya.” (Ibnu Qutaibah, Uyunul Akhyar)
Terlihat seorang laki-laki menunaikan thawaf di sekeliling Ka’bah sambil menggendong Ibundanya yang mulia. Demi melihat Ibnu Umar radliallahu ‘anhu menatapnya, ia bertanya, “Wahai Ibnu Umar, sudahkah aku membalas kebaikan Ibuku dengan menggendongnya seperti ini ?”. Beliau menjawab, “Belum, meskipun sekedar satu rintihan kesakitan Ibumu di saat ia melahirkanmu!. Namun perbuatan baikmu yang teramat kecil untuk Ibumu, tentu akan mendapatkan imbalan yang berlimpah pula dari Allah Ta’ala.” (Imam Adz Dzahabi, Al Kaba’ir)
Selamat menggapai segala kebaikan, ridla dan karunia Allah Ta’ala di akhir pekan ini...Muliakan dan do'akan orang tua kita...
Ingat selalu, dakwah, dakwah dan dakwah! Kau kan mulia !


Sumber : Ustadz Fathurrahman Kamal