Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Jenazah Transgender Haram Dishalati?

21 Oct 2014

Saya (Ustadz Abu Ubaidah Yusuf Assidawy – red) pernah membaca berita bahwa ada seorang ibu yang sedih karena warga setempat tidak mau menyalati jenazah anaknya. Pasalnya anak si ibu yang mati tragis tersebut adalah transgender dan pekerja haram.

Padahal dalam hadits-hadits shahih dijelaskan bahwa jika memang seperti itu terjadi (kematian ahli maksiat) maka Rasulullah tidak menshalatinya tetapi menyuruh sahabat menshalatinya. (Lihat kitab Ahkamul Janaiz hlm. 108-109 karya Syaikh Al Albani).
Hal ini menunjukkan dua faedah:
  1. Jenazah ahli maksiat tetap dishalati oleh sebagian kaum muslimin karena pelaku dosa tidaklah kafir dan mereka butuh bantuan doa ampunan.
  2. Hendaknya orang-orang yang terpandang seperti tokoh masyarakat, kyai dll tidak ikut menshalatinya sebagai bentuk pelajaran bagi orang-orang semisal agar bertaubat kepada Allah. Cukuplah mendoakan dari jarak jauh semata.
Kami sampaikan hal ini bukan berarti pembelaan kepada transgender yang diharamkan dalam islam, tetapi hanya menjelaskan keadilan Islam dalam menyikapi pelaku maksiat tanpa berlebihan dan meremehkan. Semoga bermanfaat.


Sumber : Ustadz Abu Ubaidah Yusuf Assidawy