Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Awas Proxy War

29 Sep 2014

Ketika perang sudah tidak lagi menggunakan senjata maka seluruh rakyat indonesia harus lebih waspada. Jika kita melihat perang jenis baru seperti yang disampaikan oleh KASAD tentang ancaman PROXY WAR maka Indonesia saat ini sudah masuk kedalamnya.
Proxy war atau disebut perang boneka dimana sang aktor menggunakan tangan pihak lain untuk melumpuhkan lawan tanpa harus menunjukkan jati dirinya sebagai musuh nyata. Dalam proxy war musuh cukup menggerakkan orang-orang yang sudah dikuasai untuk membantunya melawan bangsanya sendiri dan tentunya orang-orang tersebut tergolong orang yang memiliki kewenangan dalam menentukan kebijakan strategis.

Proxy war tidak jauh beda dengan perang modern di mana musuh tidak bisa dilihat dengan mata telanjang sedangkan targetnya adalah Ideologi, Politik, Sosial budaya dan Pertahanan keamanan. Yang mampu melihat dan membaca serangan dari proxy war hanyalah orang-orang dengan kemampuan intelektualnya yang mumpuni dalam hal ini adalah akademisi, prajurit dan orang-orang yang sudah memiliki pengetahuan tentang wawasan kebangsaan.
Dengan dimilikinya pengetahuan tersebut setiap serangan proxy war dapat diraba dan dibaca alurnya. Dapat kita bayangkan seandainya seluruh bangsa Indonesia telah teruji wawasan kebangsaannya dijamin negara ini akan terbentengi dengan sendirinya dan kesejahteraan, perlindungan serta kehidupan bagi bangsa indonesia yang lebih baik akan tetap terjamin.
Mari bersama-sama kita lihat apa yang sedang terjadi di negara ini, gunakan mata hati dan pemahamanmu maka kalian akan melihat saat ini negara sedang berperang melawan sesuatu yang tidak kasat mata.
Musuhmu ada di seberang sana, mereka berdiri dan terus merencanakan penguasaan atas negara kita dan sumber daya alam yang kita miliki.
Bangun kawan, mari kita jaga bersama tanah warisan nenek moyang kita. Berjanjilah jika tidak ada lagi sejengkal tanah yang lepas. Semua adalah milik kita dan untuk masa depan kita. Nenek moyang kita telah bersusah payah menyiapkan tanah ini untuk kita tinggali dan kelola. Jangan diserahkan begitu saja!!
"Sekali merdeka tetap merdeka!!!"

Sumber : KBM