Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Taysirul Allam Syarah Umdatul Ahkam Makna Hadits No. 12

10 Sep 2014

Kitab Thaharah

Bab Memasuki WC dan Bersuci

Hadits ke-12




Dari Abu Ayyub Al Anshari radhiyallahu anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, 'Apabila kalian mendatangi tempat buang hajat, janganlah berak ataupun kencing menghadap kiblat ataupun membelakanginya, tapi menghadaplah ke timur atau barat.”
Abu Ayub berkata, 'Ketika kami tiba di Syam, kami mendapati tempat-tempat buang hajat telah dibangun menghadap kiblat, dan kami memohon ampun kepada Allah.1

Makna Global

Nabi shallallahu alaihi wasallam memberi petunjuk tentang beberapa etika buang hajat, yaitu tidak menghadap ataupun membelakangi kiblat shalat, tempat yang dimuliakan dan disucikan.
Saat buang hajat, kita harus menghindari arah kiblat. Caranya dengan menghadap ke timur atau barat jika memang arah timur atau barat tidak mengarah ke kiblat, seperti halnya penduduk Madinah.
Mengingat para shahabat adalah orang yang paling cepat tanggap dalam menjalankan perintah Nabi shallallahu alaihi wasallam, dan itulah yang benar, Abu Ayyub menuturkan, bahwa saat mereka tiba di Syam seusai penaklukan, mereka mendapati tempat-tempat yang dipersiapkan untuk buang hajat telah didirikan menghadap ke ka'bah. Maka mereka mengalihkannya dari arah kiblat. Akan tetapi kadang mereka lupa dan menghadap kiblat. Apabila mereka menyadari hal itu, mereka segera mengubah arah, lalu memohon ampunan kepada Allah karena lupanya itu.


1  Al Bukhari, hadits no. 394, Muslim, hadits no. 264