Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Tidak Mungkin

27 Jul 2014

Oh tidak mungkin ini terjadi! Mustahil itu terjadi! 

He he he , santai saja lagi, memangnya anda tuhan kok menyatakan mungkin atau tidak mungkin? 

Ada lagi yang berkata: Tidak mungkin fulan demikian atau demikian.

Waduh, nampaknya fulan tersebut telah "dinobatkan" sebagai "nabi baru" atau bahkan tuhan moderen.


Sobat! Ungkapan di atas adalah jeritan batin saya, menanggapi ucapan sebagian orang yang berkata dan mencemooh saya karena beberapa waktu lalu secara proaktif mendukung salah satu capres. 

Sobat! Ketahuilah,
saya ingin menunjukkan bahwa tiada hal yang mustahil bagi Allah Azza wa Jalla, siapapun bisa berbuat salah dan bisa benar, termasuk saya. Saya tidak ingin menambah dosa dengan membiarkan apalagi menikmati anggapan sebagian orang bahwa saya pasti benar dan selalu benar.

Namun saya sebagai manusia biasa telah berusaha untuk mengucapkan dan menulis apa yang menurut saya benar walaupun belum tentu benar menurut Allah.

Seorang muslim -siapapun dia- bisa berbuat salah dan bisa berbuat khilaf, tanpa terkecuali
Anda yang berkomentar seperti di atas, apalagi saya yang membuat status seperti yang Anda keluhkan.

Kalaupun
Saudara telah belajar agama, bahkan menjadi ustadz ataupun ulama', bukan berarti Anda selalu benar. Demikian pula dengan diri saya, bukan berarti kalau saya punya akun di facebook, pasti selalu benar.

Sobat! Benar atau salah adalah satu hal yang melekat dengan setiap insan. Bisa jadi hari ini anda benar namun bisa jadi pula besok anda salah. Dan uniknya, kadang kala anda salah namun demikian tetap ngotot dan merasa benar bahkan paling benar. 

Merasa diri selalu benar atau meyakini bahwa ustadz panutan anda pasti selalu benar adalah bentuk "keterbelakangan dalam berpikir", atau "pola pikir yang sempit" dan tentu itu bukan dari ajaran Islam walaupun dibela mati matian oleh seorang yang berbaju jubah apalagi berbaju metal.

Sobat! Berjiwa besar memang mudah diucapkan, namun susah diterapkan, kecuali oleh orang orang yang memang benar benar berjiwa besar. Adapun "katak dalam tempurung" maka jiwa besar hanyalah menjadi slogan dan ucapan kosong tanpa pembuktian.

Sobat! Sadarilah bahwa masalah menggunakan hak suara atau tidak adalah ranah ijtihad, yang masing masing bisa benar dan bisa salah. Karena itu sikapilah dengan bijak, suatu saat akan terbukti anda yang benar dan saya yang salah atau sebaliknya saya yang benar sedangkan anda yang salah.

Camkan baik baik sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam:

كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ، فَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ،

Setiap anak keturunan nabi Adam pastilah banyak berbuat kesalahan, dan sebaik baik orang yang berbuat kesalahan adalah yang pandai/banyak bertaubat ( mengakui kesalahannya). (Hadits Riwayat Ahmad dan lainnya).

Sobat! Sadarilah bahwa orang yang bertakwa bukanlah orang yang terbebas dari kesalahan, namun orang yang bertakwa adalah orang yang ringan tangan berbuat kebaikan dan menyesali kesalahan. 

Adapun orang yang merasa bahwa dirinya atau ustadznya pasti terbebas dari kesalahan maka sejatinya itu adalah bentuk dari kesesatan.

Sumber : Ustadz Muhammad Arifin Badri

Fakta, kita hidup di negara rawan bencana. Dan hari ini kita saksikan berbagai bencana telah melanda. Hanya ada dua pilihan: menyerah pada kenyataan atau maju mengambil peran dalam kesiagaan. Dukung dan bergabung bersama kami dalam gerakan ‪‎INDONESIA SIAGA‬ ! Salurkan Donasi Kemanusiaan Anda melalui Lazis Muhammadiyah BCA No. 8780 171 171 MANDIRI No. 123 00 99 00 8999 BNI SYARIAH No. 00 915 39 444 BRI SYARIAH No. 2020 191 222

Like Facebook Laskar Informasi | Follow Twitter Laskar Informasi