Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Makna Lebaran atau Ied

27 Jul 2014

Dalam kamus ummat islam indonesia ada sebutan lebaran dan kalau dalam kamus muslimin jawa ada sebutan ba'do atau bodo. Kedua sebuatan ini memiliki makna yang serupa yaitu telah usai atau telah berakhir.

Karena itu wajar saja bila pada hari tersebut banyak dari kita terinspirasi dengannya sehingga bersikap seperti " mantan napi" alias melampiaskan segala hasrat dan kesenangannya. Sikap kita seakan orang yang terbebas dari belenggu, jejingkrakan seakan tidak akan terbelenggu lagi.


Sebutan tersebut mengesankan bahwa pada hari raya ini kita terbebas dari belenggu puasa ramadhan. Sehingga pada acara lebaran kita balas dendam dengan melampiaskan segala hasrat makan, minum dan syahwat kita.

Sebutan tersebut tentu saja berbeda dengan istilah syar'i yang diajarkan dalam islam. Perayaan esok hari dalam islam disebut dengan ied yang artinya sesuatu yang terulang secara terus menerus. Sehingga sebutan ini membawa pesan bahwa segala yang ada pada ramadhan pasti akan kembali lagi.

Perjuangan mengekang hawa nafsu akan terus terulang bahkan terus berkesinambungan. Keutamaan Allah kepada ummat Islam yang berhasil melepaskan diri dari jerat hawa nafsunya juga akan terus berkelanjutan. Karena itu ummat Islam terdahulu yang benar benar memahami arti iedul fitri selalu waspada walaupun ramadhan telah berakhir.

Mu'alla bin Al Fadh
il mengisahkan:

كانوا يدعون الله تعالى ستة أشهر أن يبلغهم رمضان ثم يدعونه ستة أشهر أن يتقبل منهم

Dahulu mereka (para ulama' terdahulu) selalu berdoa kepada Allah Taala selama 6 bulan agar diberi kesempatan mendapatkan bulan ramadhan. Selanjutnya mereka juga berdoa selama 6 bulan berikutnya agar amalan mereka di bulan ramadhan dapat diterima. (Al Ashfahany)

Mereka waspada karena sadar bahwa perjuangan melawan hawa nafsu belum berakhir namun terus berlanjut. Perjuangan untuk menjadi hamba Allah yang selalu mengobarkan semangat " sami'na wa atha'na" (kami mendengar dan kamipun patuh" juga belum berakhir namun masih terus berlangsung. 

Sepenuhnya mereka memahami bahwa hanya akan berakhir bila hayat mereka juga telah berakhir dengan datangnya ajal, Allah berfirman:

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ

Dan beribadahlah kamu kepada Rab-mu hingga datang keyakinan/ ajal kepadamu (Al Qur'an surah Al Hijr : 99)

Sumber : Ustadz Muhammad Arifin Badri

Fakta, kita hidup di negara rawan bencana. Dan hari ini kita saksikan berbagai bencana telah melanda. Hanya ada dua pilihan: menyerah pada kenyataan atau maju mengambil peran dalam kesiagaan. Dukung dan bergabung bersama kami dalam gerakan ‪‎INDONESIA SIAGA‬ ! Salurkan Donasi Kemanusiaan Anda melalui Lazis Muhammadiyah BCA No. 8780 171 171 MANDIRI No. 123 00 99 00 8999 BNI SYARIAH No. 00 915 39 444 BRI SYARIAH No. 2020 191 222

Like Facebook Laskar Informasi | Follow Twitter Laskar Informasi