Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Magnetik Ketokohan

11 May 2014

Betapa banyaknya kita lebih mengagungkan sosok dari pada kebenaran.
Hingga tak heran seorang akan mentokohkan seorang syaikh tertentu, ustadz tertentu atau yang lainnya walaupun perkataannya menyelisihi dalil, itu tidak lain dan tidak bukan bersumber dari seseorang hanya mengagungkan tokoh bukan kebenaran yang disampaikannya.

Ingatlah!!! Bahwa kemasyhuran seseorang dan ketokohan seseorang bukanlah dalil bahwa fatwa dan apa yang dia sampaikan mesti benar dan absolut.


Demikian juga ketenaran sosok seorang ustadz karena sering muncul di tv-
tvdakwah atau radio-radiodakwah bukanlah tolok ukur bahwa ustdaz yang ga pernah muncul di tv atau radio berarti ilmunya di bawahnya atau kalah keshalihannya.

Ingatlah...akhi siapa itu
Uwais Al Qarni rahimagullah sang tabi'in yang paling afdhal dan mulia, dia bukanlah orang yang masyhur dikalangan manusia, bahkan ia seorang jauh dari popularitas.
Oleh karena itu perlu dicamkan nasehat berikut.

Syaikh Ibnu Utsaimin pun memiliki beberapa masyaikh yang tidak begitu dikenal namanya, akan tetapi mereka memiliki keilmuan yang mumpuni. Demikian juga Syaikh Ibnu utsaimin memiliki beberapa murid yang mumpuni ilmunya seperti Syaikh Khalid Al Mathrafi, sampai-sampaiSyaikh Utsaimin menyatakan bahwa ia lebih alim dari beliau dalam hal ilmu hadits. Namun Syaikh Al Mathrafi tidak mau sama sekali untuk direkam pelajarannya oleh murid-muridnya.

Berkata Wuhaib bin Ward:

رب عالم يقول له الناس انه عالم وهو معدود عند الله جاهل

"Berapa banyak seorang memperbincangkan keulamaan seseorang, padahal dia di sisi Allah adalah seorang yang jahil (bodoh)." (Jami' Bayanil 'ilmi Wa Fadhlih: 90)

Sangat disayangkan terkadang beberapa ikhwah t
idak mau mengambil ilmu dari seorang ustadz ahlus sunnah hanya dengan alasan tidak terkenal atau tidak pernah muncul di radio-radioatau tv-tv.

Jadi sekali lagi masih banyak diantara ikhwah yang hanya dibuat kagum oleh seorang sosok, bukan lagi keilmuannya. Wallahul musta'an.


Sumber : Ustadz Hizbul Majid Al Jawi


Fakta, kita hidup di negara rawan bencana. Dan hari ini kita saksikan berbagai bencana telah melanda. Hanya ada dua pilihan: menyerah pada kenyataan atau maju mengambil peran dalam kesiagaan. Dukung dan bergabung bersama kami dalam gerakan ‪‎INDONESIA SIAGA‬ ! Salurkan Donasi Kemanusiaan Anda melalui Lazis Muhammadiyah BCA No. 8780 171 171 MANDIRI No. 123 00 99 00 8999 BNI SYARIAH No. 00 915 39 444 BRI SYARIAH No. 2020 191 222

Like Facebook Laskar Informasi | Follow Twitter Laskar Informasi