Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Menyikapi Pemilu (1)

24 Mar 2014

Telah kami informasikan sebelumnya di sini bahwa pemilu adalah masalah khilafiyah yang boleh tidaknya untuk memilih tergantung pada manfaat dan kerusakannya. Pada informasi yang sama telah kami sampaikan pula beberapa kriteria jika Anda akan menggunakan hak pilih dalam pemilu. Kriteria tersebut antara lain adalah adil dan memiliki lingkungan pergaulan yang baik.. Adil di sini maksudnya adalah tidak berbuat maksiat. Adapun contoh maksiat adalah korupsi. Perhatikanlah partai politik (parpol) yang mencalonkannya!


Seperti yang ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV rabu 19 Maret 2014, menurut tim Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) FH UGM, kasus korupsi terbanyak tercatat dilakukan oleh Partai Demokrat dengan jumlah 31,1 persen, disusul Partai Hanura dengan angka 23,5 persen, PDI Perjuangan 19,14 persen, PKS 18,96 persen, Golkar 17,92 persen, PAN 17,39 persen, PKB 14,28 persen, PPP 13,16 persen dan Gerindra 3,85 persen.

Terkait temuan kasus korupsi oleh parpol tersebut, pukat korupsi UGM meminta masyarakat agar berhati-hati dalam memilih parpol termasuk tokoh atau caleg yang tidak terindikasi kasus korupsi.

Meski sejumlah partai seperti Nasdem, PBB dan PKPI tidak termasuk dalam daftar tersebut, namun pukat korupsi UGM mengingatkan hal itu bukan jaminan karena tokoh atau caleg ke-3 partai tersebut belum memiliki wakil di kabinet dan parlemen.



Fakta, kita hidup di negara rawan bencana. Dan hari ini kita saksikan berbagai bencana telah melanda. Hanya ada dua pilihan: menyerah pada kenyataan atau maju mengambil peran dalam kesiagaan. Dukung dan bergabung bersama kami dalam gerakan ‪‎INDONESIA SIAGA‬ ! Salurkan Donasi Kemanusiaan Anda melalui Lazis Muhammadiyah
BCA No. 8780 171 171
MANDIRI No. 123 00 99 00 8999
BNI SYARIAH No. 00 915 39 444
BRI SYARIAH No. 2020 191 222

Like Facebook Laskar Informasi | Follow Twitter Laskar Informasi