Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Pensucian Alat Produksi dari Najis Mutawassithah

18 Mar 2014

FATWA MUI TENTANG PENSUCIAN ALAT PRODUKSI YANG TERKENA NAJIS MUTAWASSITHAH (NAJIS SEDANG) DENGAN SELAIN AIR
Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tanggal 28 Rabiul Awal 1432 H atau 3 Maret 2011 M menetapkan fatwa tentang pensucian alat produksi yang terkena najis mutawassithah (najis sedang) dengan selain air, sebagai berikut.

Ketentuan Umum

Dalam fatwa ini yang dimaksud dengan

  1. Najis mutawassithah adalah najis sedang, yaitu najis yang ditimbulkan karena bersentuhan dengan barang najis selain najis mukhaffafah (najis air seni bayi laki-laki sebelum usia dua tahun yang hanya mengonsumsi ASI), dan najis mughallazhah (najis babi, anjing atau turunan keduanya).
  2. Alat produksi adalah semua peralatan yang bersentuhan langsung dengan bahan produk yang apabila dicuci dengan air bisa rusak.

Ketentuan Hukum

  1. Menegaskan kembali Fatwa MUI nomor 4 tahun 2003 yang berbunyi: “semua peralatan tidak boleh digunakan bergantian antara produk babi dan nonbabi meskipun sudah melalui proses pensucian”.
  2. Pada prinsipnya, pensucian suatu benda, termasuk alat produksi, yang terkena najis mutawassithah (najis sedang) dilakukan dengan menggunakan air.
  3. Alat produksi yang terbuat dari benda keras dan tidak menyerap najis (tasyarub), misalnya terbuat dari besi atau baja, apabila terkena najis mutawassithah (najis sedang), jika disucikan dengan menggunakan air akan merusak alat dan/atau proses produksinya, maka dapat disucikan dengan menggunakan air, selama barang tersebut suci serta bekas najis berupa bau, rasa, dan warnanya telah hilang.
  4. Suatu alat produksi boleh digunakan bergantian antara produk halal dengan produk non halal yang terkena najis mutawassithah apabila sebelum proses produksi dilakukan proses pensucian sebagaimana ketentuan nomor dua dan tiga di atas.
Ketentuan Penutup
  1. Fatwa ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan jika di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, akan diperbaiki dan disempurnakan sebagaimana mestinya.
  2. Agar setiap muslim dan pihak yang memerlukan dapat mengetahuinya, menghimbau semua pihak untuk menyebarluaskan fatwa ini.

Unduh fatwanya di sini.

Fakta, kita hidup di negara rawan bencana. Dan hari ini kita saksikan berbagai bencana telah melanda. Hanya ada dua pilihan: menyerah pada kenyataan atau maju mengambil peran dalam kesiagaan. Dukung dan bergabung bersama kami dalam gerakan ‪‎INDONESIA SIAGA‬ ! Salurkan Donasi Kemanusiaan Anda melalui Lazis Muhammadiyah BCA No. 8780 171 171 MANDIRI No. 123 00 99 00 8999 BNI SYARIAH No. 00 915 39 444 BRI SYARIAH No. 2020 191 222

Like Facebook Laskar Informasi | Follow Twitter Laskar Informasi