Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Hukum Produk Mikrobial

12 Mar 2014

FATWA MUI TENTANG HUKUM PRODUK MIKROBIAL
Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tanggal 3 Shafar 1431 H atau 19 Januari 2010 M, menetapkan fatwa tentang penggunaan mikroba dan produk mikrobial dalam produk pangan sebagai berikut.

Ketentuan Umum

  1. Mikroba adalah organisme mikroskopik yang berukuran sekitar seperseribu milimeter (1 mikrometer) dan hanya dapat dilihat dengan menggunakan alat bantu mikroskop.
  2. Produk mikrobial adalah produk yang diperoleh dengan bantuan mikroba, antara lain berupa protein, vitamin, asam organik, pelarut organik dan asam amino.

Ketentuan Hukum

  1. Mikroba pada dasarnya halal selama tidak membahayakan dan tidak terkena barang najis.
  2. Mikroba yang tumbuh pada media pertumbuhan yang suci hukumnya halal.
  3. Mikroba yang tumbuh pada media pertumbuhan yang terkena najis, apabila dapat dipisahkan antara mikroba dan medianya maka hukumnya halal setelah disucikan.
  4. Produk mikrobial dari mikroba yang tumbuh pada media pertumbuhan yang suci hukumnya halal.
  5. Produk mikrobial dari mikroba yang tumbuh pada media pertumbuhan yang terkena najis, apabila dapat dipisahkan antara mikroba dan medianya maka hukumnya halal setelah disucikan.
  6. Mikroba dan produk mikrobial dari mikroba yang memanfaatkan unsur babi sebagai media pertumbuhan hukumnya haram.
  7. Mikroba dan produk mikrobial dari mikroba yang tumbuh pada media pertumbuhan yang terkena najis kemudian disucikan secara syar'i yakni dengan melalui produksi dengan komponen air mutlaq minimal dua qullah (setara 270 liter) hukumnya halal.
Unduh fatwanya di sini.


Fakta, kita hidup di negara rawan bencana. Dan hari ini kita saksikan berbagai bencana telah melanda. Hanya ada dua pilihan: menyerah pada kenyataan atau maju mengambil peran dalam kesiagaan. Dukung dan bergabung bersama kami dalam gerakan ‪‎INDONESIA SIAGA‬ ! Salurkan Donasi Kemanusiaan Anda melalui Lazis Muhammadiyah BCA No. 8780 171 171 MANDIRI No. 123 00 99 00 8999 BNI SYARIAH No. 00 915 39 444 BRI SYARIAH No. 2020 191 222

Like Facebook Laskar Informasi | Follow Twitter Laskar Informasi