Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Hukum Kopi Luwak

10 Mar 2014

FATWA MUI TENTANG KOPI LUWAK
Pada tanggal 8 Sya'ban 1430 H atau 20 Juli 2010 M, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan fatwa tentang kopi luwak sebagai berikut.

Ketentuan Umum

Dalam fatwa ini yang dimaksud dengan kopi luwak adalah kopi yang berasal dari biji buah kopi yang dimakan oleh luwak (Paradoxorus hermaproditus) kemudian keluar bersama kotorannya dengan syarat:
  1. Biji kopi masih utuh terbungkus kulit tanduk.
  2. Dapat tumbuh jika ditanam kembali.

Ketentuan Hukum

  1. Kopi luwak sebagaimana dimaksud dalam ketentuan umum adalah mutanajjis (barang terkena najis), bukan najis.
  2. Kopi luwak sebagaimana dimaksud dalam ketentuan umum adalah halal setelah disucikan.
  3. Mengonsumsi kopi luwak sebagaimana dimaksud angka 2 hukumnya boleh.
  4. Memproduksi dan memperjualbelikan kopi luwak hukumnya boleh.

Ketentuan Penutup

  1. Fatwa ini berlaku sejak tanggal diciptakan, dengan ketentuan jika di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, akan diperbaiki sebagaimana mestinya.
  2. Agar setiap muslim dan pihak-pihak yang memerlukan dapat mengetahuinya, menghimbau semua pihak untuk menyebarluaskan fatwa ini.
Unduh fatwanya di sini.

Fakta, kita hidup di negara rawan bencana. Dan hari ini kita saksikan berbagai bencana telah melanda. Hanya ada dua pilihan: menyerah pada kenyataan atau maju mengambil peran dalam kesiagaan. Dukung dan bergabung bersama kami dalam gerakan ‪‎INDONESIA SIAGA‬ ! Salurkan Donasi Kemanusiaan Anda melalui Lazis Muhammadiyah BCA No. 8780 171 171 MANDIRI No. 123 00 99 00 8999 BNI SYARIAH No. 00 915 39 444 BRI SYARIAH No. 2020 191 222

Like Facebook Laskar Informasi | Follow Twitter Laskar Informasi