Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Hukum Air Daur Ulang

05 Mar 2014

FATWA MUI TENTANG AIR DAUR ULANG
Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam fatwanya no 02 tahun 2010 memutuskan fatwa tentang air daur ulang sebagai berikut

Ketentuan Umum

  1. Dalam fatwa yang dimaksud dengan air daur ulang adalah air hasil olahan (rekayasa teknologi) dari air yang telah digunakan (musta'mal), terkena najis (nutanajjis) atau yang telah berubah salah satu sifatnya, yakni rasa, warna dan bau (mutaghayyir) sehingga dapat dimanfaatkan kembali.
  2. Air dua kullah addalah air yang volumenya mencapai paling kurang 270 liter.

Ketentuan Hukum

  1. Air daur ulang adalah suci mensucikan (thahir muthahhir), sepanjang diproses sesuai dengan ketentuan fikih.
  2. Ketentuan fikih sebagaimana dimaksud dalam ketentuan hukum nomor 1adalah dengan salah satu dari tiga cara berikut:
  1. Thariqah an Nazh : yaitu dengan cara menguras air yang terkena najis atau yang telah berubah sifatnya tersebut; sehingga yang tersisa tinggal air yang aman dari najis dan yang tidak berubah salah satu sifatnya.
  2. Thariqah al Mukatsarah : yaitu dengan cara menambah air suci lagi mensucikan (thahir muthahhir) pada air yang terkena najis (mutannajis) atau yang berubah (muthaghayyir) tersebut hingga mencapai volume dua kullah; serta unsur najis dan semua sifat yang menyebabkan air itu berubah menjadi hilang.
  3. Thariqah Taghyir : yaitu dengan cara mengubah air yang terkena najis atau yang telah berubah sifatnya tersebut dengan menggunakan alat bantu yang dapat mengembalikan sifat-sifat air itu menjadi suci mensucikan (thahir muthahhir), dengan syarat : volume airnya lebih dari dua kullah dan alat bantu yang digunakan harus suci.
3. Air daur ulang sebagaimana dimaksud dalam angka 1 boleh dipergunakan untuk berwudlu, mandi, mensucikan najis dan istinja', serta halal diminum, digunakan untuk memasak dan untuk kepentingan lainnya, selama tidak membahayakan kesehatan.

Rekomendasi

  1. Meminta pemerintah untuk memasukkan standar kehalalan air dalam dalam penetapan ketentuan mengenai standar air bersih dan standar air minum di samping standar kesehatannya, sesuai ketentuan fatwa ini.
  2. Meminta pemerintah, PDAM dan pihak yang mengelola daur ulang air serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan meningkatkan mutu dan kualitas kecanggihan alat yang dipergunakannya sejalan dengan kemajuan zaman dengan menjadikan fatwa ini sebagai pedoman.

Unduh fatwanya di sini

Fakta, kita hidup di negara rawan bencana. Dan hari ini kita saksikan berbagai bencana telah melanda. Hanya ada dua pilihan: menyerah pada kenyataan atau maju mengambil peran dalam kesiagaan. Dukung dan bergabung bersama kami dalam gerakan ‪‎INDONESIA SIAGA‬ ! Salurkan Donasi Kemanusiaan Anda melalui Lazis Muhammadiyah BCA No. 8780 171 171 MANDIRI No. 123 00 99 00 8999 BNI SYARIAH No. 00 915 39 444 BRI SYARIAH No. 2020 191 222

Like Facebook Laskar Informasi | Follow Twitter Laskar Informasi