Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Hukum Makan dan Budidaya Cacing dan Jangkrik

04 Mar 2014

Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam keputusannya nomor Kep-139/MUI/IV/2000 menetapkan fatwa tentang makan dan budidaya cacing dan jangkrik sebagai berikut:

Hukum yang berkaitan dengan cacing

  1. Cacing adalah salah satu jenis hewan yang masuk ke dalam kategori al-easyarat.
  2. Membenarkan adanya pendapat ulama (Imam Malik, Ibn Abi Laila, dan Al Auz'i) yang menghalalkan memakan cacing sepanjang bermanfaat dan tidak membahayakan dan pendapat ulama yang mengharamkan memakannya.

  3. Membudidayakan cacing untuk diambil manfaatnya, tidak untuk dimakan, tidak bertentangan dengan hukum Islam.
  4. Membudidayakan cacing untuk diambil sendiri manfaatnya, untuk pakan burung misalnya, tidak untuk dimakan atau dijual, hukumnya boleh (mubah).

Hukum yang berkaitan dengan jangkrik

  1. Jangkrik adalah binatang serangga yang sejenis dengan belalang.
  2. Membudidayakan jangkrik untuk diambil manfaatnya, untuk obat/kosmetik misalnya, untuk dimakan atau dijual, hukumnya adalah boleh (mubah, halal), sepanjang tidak menimbulkan bahaya (mudarat).

Unduh fatwanya di sini
<hr />
Fakta, kita hidup di negara rawan bencana. Dan hari ini kita saksikan berbagai bencana telah melanda. Hanya ada dua pilihan: menyerah pada kenyataan atau maju mengambil peran dalam kesiagaan. Dukung dan bergabung bersama kami dalam gerakan ‪‎INDONESIA SIAGA‬ ! Salurkan Donasi Kemanusiaan Anda melalui Lazis Muhammadiyah BCA No. 8780 171 171 MANDIRI No. 123 00 99 00 8999 BNI SYARIAH No. 00 915 39 444 BRI SYARIAH No. 2020 191 222

Like Facebook Laskar Informasi | Follow Twitter Laskar Informasi