Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Allah Tidak Memaksa Orang Menjadi Kafir

02 Mar 2014



نقرأ في كثير من آيات القرآن أن الله تعالى يخبر بأنه جعل على قلوب الكافرين أكنة وعلى أبصارهم غشاوة وختم عليها وأنه يصمهم ويعميهم عن الحق ، وقد علمنا – أيضاً – أن الله تعالى لا يجبر أحداً على الكفر ، فما هو توجيه هذه الآيات ؟.


الحمد لله
قال الشيخ الشنقيطي – رحمة الله تعالى عليه - :
فالجواب : أن الله جل وعلا بين في آيات كثيرة من كتابه العظيم أن تلك الموانع التي يجعلها على قلوبهم وسمعهم وأبصارهم ، كالختم والطبع والغشاوة والأكنة ، إنما جعلها عليهم جزاءاً وفاقاً لما بادروا إليه من الكفر وتكذيب الرسل باختيارهم ، فأزاغ الله قلوبهم بالطبع والأكنة ونحو ذلك ، جزاء على كفرهم ، فمن الآيات الدالة على ذلك قوله تعالى : ( بل طبع الله عليها بكفرهم ) النساء/155 ، أي بسبب كفرهم ، وهو نص قرآني صريح في أن كفرهم السابق سبب الطبع على قلوبهم ، وقوله : ( فلما زاغوا أزاغ الله قلوبهم ) الصف/5 .
وهو دليل واضحٌ أيضاً على سبب إزاغة الله قلوبهم هو زيغهم السابق ، وقوله : ( ذلك بأنهم آمنوا ثم كفروا فطبع على قلوبهم ) المنافقون/3 ، وقوله تعالى : ( في قلوبهم مرضٌ فزادهم الله مرضاً …) البقرة/10 ، وقوله : ( ونقلب أفئدتهم وأبصارهم كما لم يؤمنوا به أول مرة ونذرهم في طغيانهم يعمهون ) الأنعام/110 ، وقوله تعالى : ( كلا بل ران على قلوبهم ما كانوا يكسبون ) المطففين/14 ، إلى غير ذلك من الآيات الدالة على أن الطبع على القلوب ومنعها من فهم ما ينفع عقاب من الله على الكفر السابق على ذلك ، وهذا الذي ذكرنا هو وجه رد شبهة الجبرية الذين يتمسكون بها في هذه الآيات المذكورة وأمثالها في القرآن الكريم
الشيخ محمد صالح المنجد



Pertanyaan :

Kami sering membaca ayat bahwa Allah mengabarkan bahwa Dia telah menciptakan penutup dan penghalang pada pandangan dan hati orang-orang kafir. Allah membuat mereka tuli dan buta terhadap kebenaran. Sementara kita juga tahu bahwa Allah tidak memaksa seseorang untuk menjadi kufur. Bagaimana menempatkan ayat-ayat tersebut?

Jawaban Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid :
Alhamdulillah.
Syaikh Asy Syanqithi rahimahullah menyatakan: Jawabannya, bahwa Allah Azza wa Jalla menjelaskan dalam banyak ayat dalam Al Qur'an bahwa berbagai halangan tersebut Allah ciptakan dalam hati, pendengaran dan mata mereka, seperti cap, kunci dan penutup; yang kesemua itu Allah ciptakan sebagai ganjaran yang sesuai dengan kekufuran yang mereka lakukan, pendustaan mereka terhadap para rasul dengan ikhtiyar mereka sendiri. Allahpun menyelewengkan hati mereka dengan kunci dan penutup tersebut atau yang sejenisnya, sebagai balasan dari kekafiran mereka. Di antara ayat yang mengindikasikan demikian adalah firman Allah:
"Bahkan, sebenarnya Allah telah mengunci mati hati mereka karena kekafirannya, karena itu mereka tidak beriman kecuali sebagian kecil dari mereka…" (Al Qur'an surah An Nisa : 155)
Itu merupakan dalil tegas dari Al-Qur'an bahwa kekafiran mereka yang terdahulu adalah penyebab terkuncinya hati mereka. Demikian juga firman Allah:
"Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka.." (Al Qur'an surah Ash Shaff : 5)
Demikian juga dalam firman Allah:
"Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti." (Al Qur'an surah Al Munafiqun : 3)
Juga dalam firman Allah:
"Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta." (Al Qur'an surah Al Baqarah : 10)
Juga dalam firman-Nya:
"Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (al-Qur'an) pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat." (Al Qur'an surah Al An'am : 110)
Juga dalam firman-Nya:
"Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka." (Al Qur'an surah Al Muthaffifin : 14)
Dan banyak lagi ayat-ayat lain yang menunjukkan bahwa terkuncinya hati dan terhalanginya hati untuk memahami hidayah adalah hukuman dari Allah atas kekufuran terdahulu. Jawaban ini juga merupakan bantahan terhadap syubhat yang dilontarkan oleh kalangan Al Jabariyyah yang berpegang dalam pemahaman mereka dengan ayat-ayat tersebut dan sejenisnya dalam Al-Qur'an.


Sumber : Islamqa.info

Fakta, kita hidup di negara rawan bencana. Dan hari ini kita saksikan berbagai bencana telah melanda. Hanya ada dua pilihan: menyerah pada kenyataan atau maju mengambil peran dalam kesiagaan. Dukung dan bergabung bersama kami dalam gerakan ‪‎INDONESIA SIAGA‬ ! Salurkan Donasi Kemanusiaan Anda melalui Lazis Muhammadiyah BCA No. 8780 171 171 MANDIRI No. 123 00 99 00 8999 BNI SYARIAH No. 00 915 39 444 BRI SYARIAH No. 2020 191 222

Like Facebook Laskar Informasi | Follow Twitter Laskar Informasi