Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Ciri Pakaian Syuhrah

24 Jan 2014


Tanya :

Seperti apakah ciri-ciri pakaian syuhrah? Apakah pakaian dengan banyak hiasan (yang membuat terlihat menarik) dan berharga mahal (di atas harga pakaian rata-rata pada umumnya) termasuk di dalamnya?

Jawab :

Mengenakan pakaian syuhrah. Pakaian syuhrah adalah pakaian yang jarang dipakai dalam kebiasaan kaum muslimin, atau pakaian yang seseorang menjadi pusat perhatian dengannya karena pakaian itu sangat mewah dan membuat orang yang mengenakannya terkenal, dan semacamnya. Demikian halnya dengan pakaian ‘ala zuhud' yang membuat pemiliknya terkenal dengannya, padahal dia mempunyai pakaian yang lebih bagus dari pada itu. Semua jenis pakaian ini terlarang dikenakan, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah dari Ibnu Umar dia berkata: Rasulullah bersabda:


مَنْ لَبِسَ ثَوْبَ شُهْرَةٍ أَلْبَسَهُ اللَّهُ ثَوْبَ مَذَلَّةٍ


“Siapa saja yang mengenakan pakaian syuhah, maka Allah akan mengenakan pakaian kehinaan kepadanya."

Ini adalah hadits yang hasan. Imam Asy Syaukani berkata, "Hadits ini menunjukkan pengharaman mengenakan pakaian syuhrah. Hadits ini tidak hanya berlaku pada pakaian yang mewah, akan tetapi hadits ini juga berlaku bagi orang yang sengaja mengenakan pakaian yang berbeda dengan pakaian orang-orang fakir di sekitarnya, agar mereka memperhatikan dirinya, kagum kepada dirinya, dan meyakini kalau dirinya memiliki kelebihan tertentu. Demikian dijelaskan oleh Ibnu Ruslan. Jadi, jika pakaian yang dia kenakan bertujuan agar dia dikagumi oleh orang-orang, maka tidak ada perbedaan hukum antara pakaian yang mewah dengan yang murah, dan antara pakaian yang sama dengan pakaian orang-orang di sekitarnya atau yang berbeda. Karena sebab pengharamannya terkait dengan masalah ‘terkenal'".

Syaikh Shalih Alu Asy Syaikh berkata dalam al Minzhar ketika menyebutkan kesalahan-kesalahan pakaian lelaki:

Mengenakan pakaian syuhrah. Pakaian syuhrah adalah pakaian yang jarang dipakai dalam kebiasaan kaum muslimin, atau pakaian yang seseorang menjadi pusat perhatian dengannya karena pakaian itu sangat mewah dan membuat orang yang mengenakannya terkenal, dan semacamnya. Demikian halnya dengan pakaian ‘ala zuhud' yang membuat pemiliknya terkenal dengannya, padahal dia mempunyai pakaian yang lebih bagus dari pada itu. Semua jenis pakaian ini terlarang dikenakan, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah dari Ibnu Umar dia berkata: Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda:

مَنْ لَبِسَ ثَوْبَ شُهْرَةٍ أَلْبَسَهُ اللَّهُ ثَوْبَ مَذَلَّةٍ

“Siapa saja yang mengenakan pakaian syuhrah, maka Allah akan mengenakan pakaian kehinaan kepadanya."

Ini adalah hadits yang hasan. Imam Asy-Syaukani berkata, "Hadits ini menunjukkan pengharaman mengenakan pakaian syuhrah. Hadits ini tidak hanya berlaku pada pakaian yang mewah, akan tetapi hadits ini juga berlaku bagi orang yang sengaja mengenakan pakaian yang berbeda dengan pakaian orang-orang fakir di sekitarnya, agar mereka memperhatikan dirinya, kagum kepada dirinya, dan meyakini kalau dirinya memiliki kelebihan tertentu. Demikian dijelaskan oleh Ibnu Ruslan. Jadi, jika pakaian yang dia kenakan bertujuan agar dia dikagumi oleh orang-orang, maka tidak ada perbedaan hukum antara pakaian yang mewah dengan yang murah, dan antara pakaian yang sama dengan pakaian orang-orang di sekitarnya atau yang berbeda. Karena sebab pengharamannya terkait dengan masalah ‘terkenal'".

Selesai ucapan Syaikh


Pertanyaan dijawab oleh Ustadz Hammad.