Laskar Informasi

Pencarian Daftar Isi

Layanan Pembayaran dengan Kartu Kredit

23 Jan 2014


Tanya :

Bagaimana hukum pedagang yang menyediakan layanan pembayaran menggunakan kartu kredit? Apakah juga terkena dalam hukum sebagai saksi riba?

Jawab :

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

  1. Transaksi dengan kartu kredit pada umumnya mengandung riba, diantaranya seperti aturan denda (tambahan pembayaran) jika nasabah terlambat membayar. Walaupun nasabah yakin bahwa ia tidak akan terlambat membayar maka tetap saja tidak boleh karena ia sudah terlibat dalam akad yang memiliki aturan riba, terlebih seseorang tidak mengetahui dan tidak bisa memastikan keadaannya di masa depan, apakah bisa membayar tepat waktu atau terlambat, atau bahkan tidak mampu membayar sama sekali.

  2. Tidak boleh menolong atau memberikan kemudahan terhadap transaksi yang menggunakan kartu kredit yang mengandung riba. Sahabat yang mulia, Jabir bin Abdillah radhiyallahu’anhuma berkata,

    لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْه وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ

    “Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam melaknat pemakan riba, orang yang memberi makan, penulisnya dan dua orang saksinya. Beliau bersabda: Mereka sama.” [Hadits riwayat Muslim]

    Imam An Nawawi rahimahullah berkata,

    وفيه تحريم الاعانة على الباطل

    “Dalam hadits tersebut terdapat pengharaman menolong dalam kebatilan.” [Syarah Muslim, 11/26]

    Adapun makna persaksian dalam hadits tersebut yang nampak adalah saksi yang khusus diminta dalam transaksi, bukan setiap orang yang kebetulan menyaksikannya. Namun wajib bagi yang menyaksikan kemungkaran untuk mengingkari dan menasihati pelakunya.

    وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.

    Pertanyaan dijawab oleh Ustadz Sofyan Chalid Ruray.